Excel vs Google Sheets: Serupa tapi Tak Sama?

excel vs google sheets
Photo by Ed Hardie on Unsplash

Hampir seluruh perusahaan menggunakan spreadsheet untuk mendukung pengumpulan data dan informasi terkait pengembangan bisnis maupun aspek lainnya. Dalam hal ini, ada dua software spreadsheet yang banyak digunakan dan menjadi “rival” satu sama lain, yaitu Microsoft Excel vs Google Sheets. Bila membahas soal fleksibilitas, kedua program ini cenderung serbaguna. Spreadsheet yang tersedia sama-sama sederhana dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan data. Beberapa diantaranya terdiri dari basic data storage, project management, advanced calculation, hingga complex business analysis.

Selama bertahun-tahun, Excel telah mendominasi pasar spreadsheet. Namun, banyaknya peralihan kebutuhan menuju sistem cloud mendorong munculnya Google Spreadsheets sebagai pesaing sepadan. Apakah pengguna Excel perlu mempertimbangkan berpindah dari Excel menuju Google Sheets? Atau masihkah Excel menjadi software spreadsheet terbaik bagi personal maupun perusahaan?

Kedua software tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Bahkan dalam beberapa kasus, banyak yang mulai mengombinasikan dan memakainya secara bersamaan. Kamu akan memahami setiap software untuk membantu memberikan opsi terbaik untuk dimanfaatkan secara jangka panjang.

Microsoft Excel

Microsoft Excel merupakan program yang digunakan untuk memproses data analysis dan dokumentasi data. Excel tergolong ke dalam program spreadsheet yang berisi columns (kolom) dan rows (baris). Setiap persimpangan dari adanya kolom dan baris disebut dengan cell. Setiap cell berupa sebuah data atau informasi. Pengaturan berbagai informasi ke dalam spreadsheet akan memudahkan pencarian, pengambilan, sekaligus perubahan data secara berkala. Excel bekerja untuk melihat pola dan mengatur data untuk menghemat waktu. Kamu dapat menggunakan template atau menggunakan rumus-rumus teknis dalam melakukan penghitungan.

Seiring berkembangnya waktu, kamu dapat menambahkan data Excel secara langsung menggunakan gambar atau foto. Cukup ambil tabel yang tersimpan di perangkat iPhone maupun Android. Secara otomatis, gambar akan melewati proses konversi menjadi tabel yang dapat disunting sepenuhnya melalui Excel. Fungsi yang satu ini bermanfaat untuk mempersingkat waktu input data hard copy yang biasa terjadi secara manual. Kamu juga dapat mengelola aspek keuangan bersama Excel. Keuangan jadi jauh lebih personal karena dapat terperinci secara menyeluruh dalam satu dokumen.

Google Sheets

Google Spreadsheets merupakan aplikasi berbasis web yang memungkinkan pengguna untuk membuat, memperbarui, memodifikasi, serta membagikan data secara online dan real-time. Produk ini menawarkan ragam kemampuan spreadsheet pada umumnya, seperti menambah, menghapus, hingga mengurutkan columns dan rows. Namun, perbedaannya dengan program lain adalah kemampuan bagi para pengguna untuk berkolaborasi dari jarak jauh. Selain itu, kamu dapat mengirim dan menerima chat secara fleksibel melalui instant-messaging program. pengguna dapat mengunggah spreadsheet secara langsung melalui komputer maupun perangkat lainnya. 

Pengguna mampu membuat dan mengedit spreadsheet secara online. Kamu harus menyiapkan dan menggunakan alamat e-mail yang telah terdaftar di Google. Selain itu, kamu dapat mengetahui berbagai manfaat Google Spreadsheets berikut:

  • Item spreadsheet dapat diedit, ditambahkan, di-format, serta diterapkan ke dalam rumus dan fungsi melalui Google Sheets
  • Menjalankan visualisasi data dalam grafik, bagan, serta tabel
  • Berbagi dokumen dan melakukan kolaborasi secara real-time
  • pengguna dapat membuka dan mengimpor file Google Sheets menuju format dokumen lainnya, seperti Word, PowerPoint, Adobe PDF, dan PNG

BACA JUGA: Tips Excel: 10 Langkah Ciptakan Presentasi yang Powerful

Excel vs Google Sheets: Serupa tapi Tak Sama

Perbedaan utama

Excel telah menjadi software spreadsheet terkemuka di dunia selama beberapa dekade. Microsoft memperkirakan bahwa 1 dari 5 orang dewasa menggunakan Excel. Kebanyakan orang menggunakan Excel sebagai desktop software yang sudah melewati proses instalasi dan siap digunakan oleh pengguna. Biasanya, kamu akan mendapatkan paket lengkap serangkaian aplikasi Microsoft 365. Saat ini, Excel juga sudah tersedia secara online dan disebut Excel for Web.

Sebaliknya, Google Sheets merupakan aplikasi spreadsheet berbasis cloud yang dapat diakses melalui browser dari berbagai perangkat. Tidak ada sotware yang harus diinstalasi atau diunduh, yang ada hanyalah akses secara online. Dahulu, Google Sheets merupakan program yang cukup sederhana, namun perlahan tools ini mendekati kemampuan Excel dalam kompleksitas fungsi.

Perbandingan harga

Dalam hal harga, Google Sheets lebih terjangkau karena dapat diakses secara gratis. Sedangkan untuk menggunakan Excel secara legal, beberapa pengguna dengan seri komputer lama perlu membayar biaya tertentu. Kamu dapat menggunakan Google Sheets gratis dengan memakai akun Gmail pribadi. Jika ingin menggunakan platform ini untuk kolaborasi tim, kamu dapat menggunakan aplikasi Google Workspace yang juga punya layanan penting lainnya, seperti Google Documents dan Google Slides. Kamu dapat berlangganan Google Workspace seharga $6 per bulan bagi setiap pengguna.

Bagi penggunaan pribadi dengan seri komputer lebih baru, Excel telah tersedia gratis sebagai aplikasi bawaan. Alternatif lain, kamu dapat menggunakan versi online dari Excel yang menjadi bagian dari Office for Web. Biayanya sebanding dengan Google Sheets, yaitu sebesar $5 setiap bulan. Nominal tersebut diberikan bila kamu berlangganan paket tahunan Business Basic Microsoft 365. Bila ingin menggunakan Excel versi desktop yang lengkap, kamu akan dikenakan biaya sebesar $6,99 per bulan bagi akun pribadi. Sedangkan, Excel bagi kebutuhan bisnis dikenakan harga mulai dari $12,50 tiap bulan.

Data processing

Bila membahas soal pemrosesan data, desktop Excel vs Google Sheets bisa dikatakan lebih unggul bila dibandingkan dengan Google Sheets. Hal ini dikarenakan Google Sheets terbatas pada kecepatan koneksi internet perangkat yang kamu gunakan. Untuk spreadsheet biasa, kecepatannya bisa melambat bila sudah mendekati ukuran file maksimum sebesar 5 juta cells. Google Sheets tidak dibangun untuk merekap data berjumlah besar. 

Di sisi lain, Microsoft Excel mampu menyimpan hingga 17 juta cells data. Selain itu, kamu dapat mengombinasikan Excel dengan programming language atau statistical processing R untuk kebutuhan data dan statistik. Bila menggunakan Excel, kamu tidak perlu pusing-pusing mengurus koneksi internet bila terjadi masalah. Kamu dapat bekerja di dalam file multi-tab yang berat dan dibatasi oleh memori komputermu. Jika bekerja dengan big data dan melakukan penghitungan rumit, maka gunakan Microsoft Excel. Sedangkan, Google Sheets cukup untuk pemrosesan data yang sifatnya harian.

Fitur dan fungsi

Telah kamu ketahui sebelumnya bahwa sesuatu yang kompleks dengan data dapat diolah memakai Excel. Bila dibandingkan antara Excel vs Google Sheets, maka aplikasi ini sudah punya sejumlah besar fitur dan fungsi inbuilt bila dibandingkan dengan Google Spreadsheets dengan fasilitas basic. Bila ingin memakai fitur yang lebih spesifik, kemungkinan besar kamu harus meng-install add-on. Excel juga menawarkan berbagai custom option yang memungkinkan fungsi quick access menuju menu bar. Ada berbagai sumber daya dan tools pelatihan gratis yang tersedia dari Excel. Fasilitas ini termasuk beberapa template gratis, contohnya budgeting dan personal finance.

Sedangkan, Google Sheets berperan sebagai alternatif dari Excel. Kamu dapat mengetahuinya lewat menu bar yang padat dan lebih sedikit. Beberapa jenis charts, seperti 3D pyramids, pie chart, dan beberapa tools untuk melakukan analisis tidak ada di Google Sheets. Meskipun demikian, Google terus beradaptasi dengan menambahkan fitur, fungsi, dan pilihan charts. Kamu dapat memeriksa pembaruan untuk mengetahuinya. Kamu dapat melakukan akses menuju ratusan add-on canggih dari Google Workspace Store. Selain itu, ada fitur GOOGLE FINANCE untuk menarik data dari pasar saham kemudian memasukkannya secara langsung ke dalam spreadsheet milikmu.

BACA JUGA: 5 YouTube Belajar Excel untuk Pemula

Kolaborasi lewat Excel

Excel awalnya dibuat sebagai aplikasi desktop dan dirancang untuk seorang pengguna yang bekerja secara mandiri. Berbagai fitur canggih memungkinkan kamu mengelola worksheet yang kompleks dan berukuran besar untuk disimpan di dalam komputer atau perangkat lainnya. Dalam membangun worksheet bersama orang lain dan berkolaborasi secara jarak jauh, kamu perlu melakukan sinkronisasi file menuju OneDrive. Barulah kamu dapat membuka file secara langsung di browser pada program Excel for Web.

Excel for Web memungkinkan kamu berbagi spreadsheet dengan pihak lain dengan memberikan akses edit kepada kolaborator saja. Berbeda dengan Google Sheets, tidak ada view atau comment-only permission settings. Pengaturan kolaborasi Excel menyertakan editing access dan opsi penguncian workbook menggunakan password. Kondisi ini juga tidak mendukung file yang berukuran besar atau beberapa format penyimpanan, seperti CSV.

Kolaborasi melalui Google Sheets

Google Spreadsheets merupakan program spreadsheet pertama yang memungkinkan terjadinya kolaborasi beberapa pihak secara online dan real-time. Kamu dapat membagikan spreadsheet secara mudah kepada orang lain. Hanya dengan sebuah klik, kamu sudah bisa memberikan akses kepada rekan-rekan lain untuk melihat, berkomentar, hingga menyunting file sesuai kebutuhan. Bila ingin membuat suatu dokumen menjadi akses bebas dan permanen bagi publik, cukup salin link kemudian bagikan melalui e-mail. Google Sheets juga menyediakan chat window yang memungkinkan terjadinya komunikasi selama berada di laman spreadsheet.

Itulah penjelasan yang menarik dan mendalam seputar Microsoft Excel vs Google Sheets dengan kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Keduanya sama-sama unggul sekaligus mampu memenuhi kebutuhan berdasarkan model data yang dikelola secara pribadi atau diperuntukkan pihak perusahaan. Google Spreadsheets dapat menjadi opsi terbaik dengan interface sederhana dan punya fungsi kolaboratif bagi pemula maupun pebisnis. Sebaliknya, pengolahan data yang kompleks melalui pekerjaan secara mandiri dapat diselesaikan secara optimal oleh Microsoft Excel.

One thought on “Excel vs Google Sheets: Serupa tapi Tak Sama?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *