Ternyata Ini 5 Sebab Strategi Digital Marketing Gagal

Strategi Digital Marketing Gagal
Sebab Strategi Digital Marketing Gagal (Foto: Photo by Liza Summer from Pexels)

Kamu sudah merancang strategi digital marketing dengan matang namun tidak mendapat hasil sesuai ekspektasi? Bisa jadi, kamu melakukan beberapa kesalahanpenyebab strategi digital marketing gagal yang rupanya sering dilakukan oleh digital marketer. Ada baiknya kamu melakukan self evaluation terlebih dulu mengenai penyebab kegagalan strategi yang sudah kamu jalankan. Bila kamu tetap tidak berhasil menemukannya, kamu bisa membaca artikel ini hingga selesai untuk membantumu melakukan evaluasi terhadap strategi digital marketing yang telah kamu jalankan.

Setidaknya, ada lima kesalahan yang paling sering menjadi sebab kegagalan strategi digital marketing. Kira-kira apa saja ya kesalahan umum tersebut? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

5 Penyebab Kegagalan Strategi Digital Marketing

Tidak menetapkan kerangka besar strategi

Memiliki ide-ide yang liar dan baru memang baik, namun bila kamu tidak mengimplementasikannya dalam kerangka besar strategi digital marketing-mu, ide yang bagus tidak lantas dapat mendatangkan hasil yang bagus pula. Dalam menjalankan sebuah strategi digital marketing, sangat penting untuk membuat rancangan atau kerangka besar mengenai tujuan dan langkah-langkahmu dalam mencapainya. Kamu dapat menetapkan beberapa tujuan besar dan jangka panjang, yang kemudian diturunkan menjadi lebih banyak tujuan kecil dalam jangka pendek.

Penetapan kerangka besar strategi digital marketing ini akan sangat membantumu untuk tetap konsisten berada di track yang benar dalam menjalankan setiap campaign. Setiap campaign yang kamu jalankan akan memiliki objektif kecil tertentu dan mungkin saja berjangka pendek, namun secara keseluruhan menjadi bagian dari prosesmu untuk mencapai tujuan besar dalam strategi digital marketing-mu.

Tidak memiliki target audience yang spesifik

Percayalah bahwa tidak ada umpan yang dapat menarik semua jenis ikan. Oleh karenanya, lebih baik memancing dalam satu kolam dengan beberapa jenis ikan tertentu dengan umpan yang telah kamu ketahui dibandingkan memancing di lautan dengan umpan seadanya. Hal ini berlaku pula dalam pelaksanaan strategi digital marketing.

Memiliki target audience seolah-olah membatasi konsumen yang mungkin tertarik pada produkmu. Namun, tidak memiliki target audience yang spesifik juga dapat menjadi bumerang untuk strategi digital marketing-mu. Kamu boleh membuat materi yang bagus dan mencolok, namun bila kamu tidak memiliki target pasar yang jelas dan spesifik, efektivitas campaign yang kamu jalankan tidak akan mencapai hasil yang optimal. Tetapkan target audience-mu, buatlah ‘umpan’ yang tepat, dan dengan demikian strategi digital marketing-mu akan selamat dari kegagalan.

Alokasi budget yang tidak tepat

Budget memang penting dalam kesuksesan sebuah campaign digital marketing. Namun, besarnya budget yang kamu miliki ternyata tidak selalu menjamin kesuksesan campaign yang kamu rancang. Salah satu sebab kegagalan strategi digital marketing paling umum adalah karena kesalahan pengalokasian budget dalam campaign.

Pertama-tama, kamu harus memahami produk yang sedang kamu jual. Campaign seperti apa saja yang cocok untuk produk tersebut dan bagaimana kamu membagi budget untuk berbagai jenis campaign yang kamu rancang. Jika kamu melakukan pengamatan dan perencanaan dengan jitu, maka kemungkinan kesalahan alokasi budget dapat lebih diantisipasi.

Meremehkan Peran SEO

SEO atau Search Engine Optimization menjadi salah satu aspek dalam digital marketing yang tidak boleh kamu sepelekan. Setiap hari, angka pencarian di Google sangat tinggi, hingga mencapai empat miliar! Sebagian besar pengguna tidak mau repot-repot meng-klik halaman kedua di laman hasil pencarian. Maka dari itu, sangat penting untuk berada di halaman pertama dalam pencarian search engine khususnya Google.

Hal ini yang tampaknya masih banyak diremehkan oleh digital marketer. Banyak strategi difokuskan pada media sosial saja, namun tidak melengkapinya dengan performa SEO yang optimal. Padahal, hal ini dapat menyebabkan strategi digital marketing yang telah dijalankan tidak dapat mencapai hasil yang optimal.

Fokus pada traffic dan bukan konversi

Satu lagi kesalahan yang sering dilakukan oleh digital marketer dan mengacaukan strategi digital marketing yang dijalankan adalah fokus yang keliru. Banyak digital marketer hanya fokus pada traffic dan tidak menjadikan konversi sebagai tujuan utama dalam strategi digital marketing yang dilakukan. Padahal, walaupun traffic yang tinggi memang hal yang bagus namun pada dasarnya tujuan utama digital marketing adalah terjadinya konversi.

Untuk itu, bagi kamu yang sedang merancang atau menjalankan strategi digital marketing, pastikan kamu tidak salah fokus kepada traffic saja, namun juga menitikberatkan pada konversi. Dengan demikian, strategi digital marketing-mu akan mencapai hasil yang lebih optimal.

Itu dia lima penyebab kegagalan strategi digital marketing paling umum. Pastikan kamu membaca dengan saksama sehingga kamu bisa menghindari kesalahan ini dalam pelaksanaan campaign digital marketing-mu. Ingin tahu lebih banyak mengenai digital marketing? Yuk, belajar digital marketing hanya dalam tiga bulan di Digital Skola. Daftar sekarang untuk mendapatkan promosi menarik.

One thought on “Ternyata Ini 5 Sebab Strategi Digital Marketing Gagal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *