4 Softskill yang Penting Dimiliki oleh Data Scientist

Softskill Data Scientist
Softskill Data Scientist (Photo by fauxels from Pexels)

Menjadi seorang Data Scientist tidak hanya bicara soal hardskill set yang wajib dimiliki seperti yang telah kita bicarakan di sini. Ada beberapa softskill data scientist untuk menunjang perannya dalam perusahaan. Beberapa softskill ini, bukan hal yang dapat dicapai dalam waktu singkat, jadi kamu yang ingin menjadi seorang data scientist andal wajib mulai mempersiapkan diri agar dapat menguasai softskill yang penting ini.

Apa saja ya softskill penting yang perlu dimiliki oleh seorang data scientist? Simak penjelasan lengkapnya di bawah:

4 Softskill yang Penting Dimiliki oleh Data Scientist

Kemampuan Komunikasi

Kerja data scientist bukanlah kerja individual. Dalam menjalankan perannya, data scientist banyak berhubungan dengan data engineer. Tidak hanya itu, data scientist juga harus mempresentasikan temuannya kepada pihak manajemen terkait. Oleh sebab itu, kemampuan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan oleh seoarang data scientist. Sebab, tanpa kemampuan komunikasi yang baik, seorang data scientist akan menemui hambatan dalam proses kerja serta presentasi kerjanya.

Project management

Meningkatnya tren remote work membuat salah satu skill karyawan menjadi sangat penting, yakni project management. Dalam proses rekrutmen, perusahaan cenderung membutuhkan kemampuan karyawan dalam mengelola proyek yang ditanganinya secara mandiri tanpa memerlukan banyak pengawasan. Jika kamu sedang dalam proses wawancara untuk posisi data scientist, mendemonstrasikan kemampuan dalam project management akan menjadi nilai tambah yang akan membuat perekrut lebih yakin terhadap kemampuanmu.

Proyek yang kamu tunjukkan tidak harus proyek yang besar. Kamu bisa menyelesaikan level yang kecil seperti coding sederhana. Dengan menunjukkan kemampuan menyelesaikan proyek pribadi tanpa pengawasan, perekrut akan lebih yakin bahwa kamu memiliki skill project management yang baik.

Automation mindset

Tahukah kamu, menurut laporan Gartner, salah satu tren teknologi yang patut diperhatikan di 2021 adalah hyperautomation. Otomatisasi menjadi hal yang wajib dikuasai dalam berbagai bidang, khususnya untuk kamu yang berprofesi di bidang teknologi. Semua industri mulai dari perbankan hingga asuransi akan menuju ke arah otomatisasi. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang data scientist andal, memiliki automation mindset akan sangat mendukungmu untuk lekas beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan tren ini.

Ketajaman bisnis

Bagaimana kamu bisa membuat sebuah laporan mengenai big data perusahaan tanpa memahami dengan benar mengenai bisnis tersebut? Perusahaan tidak membutuhkan visualisasi data paling estetik atau algoritma paling canggih jika tidak terkait dengan bisnis yang mereka jalankan. Tugas data scientist adalah memahami masalah perusahaan dan menyediakan alternatif solusi dari pengolahan data yang dilakukan. Untuk itu, wawasan serta ketajaman bisnis sangat diperlukan dalam kerja data scientist. Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir karena hal ini bisa kamu pelajari seiring berjalannya waktu.

Empat softskill data scientist ini mungkin terlihat sepele dan mudah untuk diterapkan, namun pada praktiknya tidak dimiliki oleh semua data scientist. Oleh karenanya, jika kamu ingin menjadi seorang data scientist andal, jangan lupa untuk mengimbangi diri dengan softskill ini sembari terus mengasah hardskill-mu, ya!

Tertarik untuk menjadi Data Scientis andal hanya dalam tiga bulan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *